Disini, ku
menemukan hal baru yang sangat sulit untuk diungkapkan kedalam kata-kata.
Takjub, dan bersyukur bisa menjadi salah satu bagian disini, menjadi hal yang
sangat aku syukuri.
Dan disini, ku
menemukan sebuah ketenangan hati, jiwa dan raga yang selalu di iringi oleh
kalam-kalam illahi yang dilantunkan melalui lisan para santri di Pondok
Pesantren Baitul Hidayah. Lantunan ayat suci Al-Qur'an, yang tercurahkan melalui lisan-lisan para hafidz muda, dan bahkan banyak dari mereka yang bukan hanya tartil dan fasih dalam membaca kalam illahi, hafidz juga menjadi bagian dari mereka. Maka jangan kaget, jika mayoritas santri, sudah hafidz 2-3 juz lebih. Subhanallah...
Sebuah
kesederhananaan, dan kedisiplinan menjadi modal utama yang membawa Pondok ini
maju begitu pesat, meski usianya baru menginjak tahun ke-4. Namun, rizki Allah
SWT tidak ada yang mengetahuiu, dan benar adanya "Min haistu laa yahtasib".
Itulah sedikit
dari begitu banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada umat-Nya, dan kita
sebagai umat-Nya, bersyukur adalah salah satu jalan untuk meraih ridha illahi
rabbi.
